Sejarah Pajajaran, raja- raja sunda yang terkenal dan ikonik sampai sekarang :
Berawal dari pertanyaan dalam hatiku, sebelum republik indonesia berdiri apakah ada kerajaan2 lain di nusantara. Menarik disimak bahwa tapak kerajaan pajajaran ternyata berada di tempat yang sekarang merupakan wilayah bogor dan sekitarnya. Sebelumnya saya menyangka bahwa pusat kerajaan pajajaran berada di wilayah Bandung. Tapi ternyata Bandung hanyalah sebuah kota yang awalnya sebagai tempat peristirahatan yang dibangun oleh belanda. Sedangkan kota tua yang telah eksis sejak jaman dahulu kala ya berada di lokasi kota bogor yang sekarang.
Menarik sekali mengetahui bahwa tidak seperti majapahit, kerajaan padjadjaran menggantungkan hidupnya pada bisnis model perkebunan rempah2 dan sewa menyewa pelabuhan. Kalau kerajaan majapahit menggantungkan hidupnya dari upeti dan hasil bumi wilayah jajahannya. Di sinilah mengapa kita liat pajajaran kurang berekspansi keluar wilayahnya sendiri.
Apabila kita berjalan jalan di kota bogor banyak ditemukan nama nama jalan yang tentunya beberapa sudah tidak asing lagi di telinga kita, tetapi beberapa memang masih awam di pendengaran kita. Nama-nama jalan seperti jalan pajajaran dan siliwangi telah umum ada di kota kota di pajajaran. Tetapi pernahkah anda mendengar nama jalan seperti wastu kencana, atau surya kencana? Tentunya anda masih bingung nama apakah tersebut, dan apa kaitannya dengan sejarah pajajaran tersebut.
Wastu kencana merupakan salah satu raja pajajaran. Beliau menjadi salah satu ikon atau pohon terkenal dari deretan raja-raja pajajaran karena ada hubungannya saat terjadi peristiwa Perang Bubat. Dimana telah kita ketahui bersama bahwa dalam peristiwa perang bubat tersebut hal yang paling menonjol adalah gugurnya seluruh anggota keluarga kerajaan pajajaran di tanah majapahit ( lapangan bubat) beserta para pejabat dan menteri pajajaran dan punggawa serta seluruh rombongan yang ikut delegasi kerajaan muhibah ke kerajaan majapahit. Nah saat peristiwa tersebut terjadi, prabu wastu kencana masih masa kanak-kanak berumur 9 tahun. Beruntung beliau tidak turut serta dalam rombongan kerajaan ke bubat karena dianggap masih kanak-kanak. Sehingga saat berita duka sampai ke negeri sunda,bahwa seluruh anggota kerajaan pajajaran gugur, maka wastu kencana langsung dinobatkan sebagai penerus tahta menjadi raja baru di pajajaran, walaupun dalam status caretaker karena usianya yang masih sangat belia.
Disamping wastu kencana, ada lagi nama raja pajajaran yang sering dijadikan sebagai nama jalan, yaitu prabu surya kencana. Berkaitan dengan sejarah Prabu Surya Kencana ini, kita ketahui bahwa Surya kencana adalah raja pajajaran saat pajajaran runtuh pada akhir abad 15. Itu artinya surya kencana merupakan raja terakhir yang memerintah di pajajaran. Yang setelah runtuhnya pajajaran, beliau mengasingkan diri menjadi rakyat biasa dan beralih profesi menjadi seorang resi ( pendeta hindu saat itu) sampai akhir hayatnya. Beliau juga sering dijuluki sebagai raja tanpa mahkota.
Jadi inilah beberapa penjelasan mengapa nama surya kencana juga menjadi ikon unik di deretan raja-raja sunda disamping nama nama besar seperti prabu siliwangi, purnawarman (raja tarumanegara), prabu surawisesa (pendiri prasasti batu tulis), dan prabu wastu kencana ( putra mahkota yang selamat dari peristiwa perang bubat)
Trims mas
ReplyDelete